Pilih Laman

Tren “Pegawai itu keren” sudah bergeser menjadi “Enterpreneur is better”

Perkembangan dunia digital, start up, dan jual beli online saat ini sudah semakin booming. Tren bahwa menjadi pegawai itu keren sudah bergeser menjadi enterpreneur is better. Banyak orang yang mulai berlomba membangun bisnis, bahkan para karyawan pun mulai melirik peluang di era digital ini untuk membangun bisnis online. Membangun bisnis online sambil bekerja sebagai karyawan tentu bukan perkara mudah, tapi tetap bisa dilakukan kok. Berikut tips bagaimana membangun bisnis online saat menjadi karyawan agar bisnismu tetap jalan dan kerjaan kantormu nggak keteteran:

1. Buat 2 Notes dan Buat Peta Prioritas

Menjalankan dua hal yang sama pentingnya tentu bukan sesuatu yang mudah dan membutuhkan manajemen yang baik agar keduanya dapat berjalan lancar. Jika kamu menjalankan bisnis sambil menjadi karyawan, kamu perlu membuat dua notes untuk membantumu mengingat agenda penting dalam urusan bisnis maupun agenda kantor, tanpa tertukar jadwal. Jika kamu lebih menyukai aplikasi notes pada smartphone, maka kamu bisa meng-install aplikasi notes lalu membuat catatan agenda kantor dan agenda bisnis secara terpisah.

Selain memisahkan catatan agenda, kamu juga perlu membuat peta prioritas untuk kegiatanmu. Buat 4 kuadran prioritas yang terdiri dari agenda penting- mendesak, tidak penting-mendesak, penting-tidak mendesak, dan tidak penting-tidak mendesak lalu masukkan kegiatan-kegiatan yang harus kamu lakukan ke dalam kuadran-kuadran tersebut. Buat peta prioritas 4 kuadran untuk pekerjaan kantor dan urusan bisnis secara terpisah. Peta prioritas dapat membantumu mengidentifikasi pekerjaan atau kegiatan mana yang harus kamu dahulukan.

2. Jalankan Bisnismu di luar Jam Kantor

Meskipun bisnis yang kamu lakukan adalah bisnis online yang notabene bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, jangan pernah mengerjakan urusan bisnismu selama jam kantor. Mengerjakan urusan bisnis ketika jam kantor dapat mengganggu konsentrasi kerjamu, selain itu kalau sampai atasanmu tahu dan menganggapmu korupsi waktu, bisa berabe jadinya. Menjalankan bisnismu di luar jam kantor akan lebih bijak. Selain kamu dapat berkonsentrasi penuh menjalankan bisnismu, secara psikologis kamu juga lebih tenang karena kamu tidak merasa mencuri waktu kerja.

3. Jangan Pernah Gunakan Fasilitas Kantor untuk Bisnismu

Selain tidak menjalankan bisnis selama jam kantor, kamu juga tidak disarankan untuk menggunakan fasilitas kantor untuk menjalankan bisnismu. Menggunakan fasilitas kantor untuk bisnis dapat menimbulkan kesulitan bagimu jika atasanmu cukup galak atau teman sekantormu cukup usil dan melaporkanmu kepada atasan. Masalah yang muncul di kantor dapat mengganggu konsentrasi dan ketenanganmu dalam mengembangkan bisnis, jadi sebaiknya gunakan fasilitas pribadi untuk pengembangan bisnismu.

4. Pisahkan Keuangan Bisnis dan Gaji Pribadi

Saat kamu menjalankan bisnis jangan pernah mencampur keuangan bisnis dengan keuangan pribadimu. Pemisahan keuangan ini berguna untuk mengetahui cashflow keuangan bisnismu dan menghindarkan aset pribadimu tergerus jika bisnismu mengalami kemunduran. Cara paling mudah untuk memisahkan keuangan pribadi dan bisnis adalah dengan memisahkan rekening bank dan memisahkan buku laporan keuangan. Keuangan bisnis yang rapi dapat memberitahumu seberapa pesat bisnismu berkembang dan seberapa besar laba yang sudah kamu raup melalui bisnismu.

5. Evaluasi Bisnis dan Kinerjamu tiap Akhir Minggu

Menjalankan dua pekerjaan sekaligus tentu membutuhkan manajemen diri yang baik agar keduanya tetap berjalan lancar. Kamu bisa melakukan evaluasi bisnis dan kinerja kantormu di setiap akhir minggu. Evaluasi bisnis mingguan ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan bisnismu apakah target omzet bisnismu tercapai atau belum, dan adakah kendala yang kamu hadapi. Sementara evaluasi kinerja kantormu bermanfaat untuk menganalisis apakah pekerjaan kantormu berjalan lancar tanpa kendala atau terganggu karena kamu terlalu sibuk dengan bisnismu. Gunakan hasil evaluasi mingguan ini untuk menyusun rencana dan strategi untuk seminggu berikutnya agar tercapai peningkatan produktivitas di dalam bisnis maupun kinerjamu sebagai karyawan.

6. Manfaatkan Website untuk Memudahkanmu Menghandle Bisnis

Salah satu tips mudah membangun usaha online saat masih menjadi karyawan yaitu dengan memulai bisnis online dengan website. Website memberikanmu banyak kemudahan dalam menjalankan bisnis. Website dapat menerima orderan dari klien kapanpun selama 24 jam, dan kamu dapat merespons pesanan tersebut setelah jam pulang kantor atau di waktu luangmu. Agar tidak mengecewakan pelanggan karena respons yang lama, kamu bisa menyiasatinya dengan memasang autoreply pada setiap pesan yang masuk. Autoreply ini bisa membuat pelanggan merasa telah direspons meskipun sebenarnya yang merespons bukan kamu secara langsung. Selain dapat menggantikanmu sebagai seller, website juga dapat membuat bisnismu tampak profesional dan produkmu lebih dikenal. Tampilan website yang menarik juga sangat penting untuk menarik minat pengunjung dan meningkatkan omzet bisnis.

7. Cari Reseller untuk Memperbesar Omzet

Salah satu cara meningkatkan omzet bisnis tanpa menggaji karyawan adalah memperbanyak reseller. Reseller dapat membantu memperluas pangsa pasar dan meningkatkan penjualan produkmu. Reseller dapat menguntungkan kedua belah pihak, kamu sebagai pemilik bisnis dapat meningkatkan omzet sedangkan para reseller juga mendapat income dan peluang usaha tanpa modal yang besar, saling menguntungkan kan?

8. Jangan Menganggap Status Karyawan sebagai Penghalang tapi Anggaplah sebagai Topangan

Banyak orang berpendapat bahwa status sebagai karyawan merupakan penghalang kesuksesan dalam berbisnis. Di satu sisi mungkin benar, karena waktu yang kamu alokasikan untuk bisnis tentu tidak sebanyak orang lain yang murni menggeluti bisnisnya. Tapi jangan buru-buru resign ya, jika pondasi bisnismu belum terlalu kuat. Jangan menganggap pekerjaanmu sebagai karyawan merupakan penghalang tapi justru anggaplah pekerjaanmu sebagai karyawan merupakan pendorong usahamu. Kamu dapat menambah tambahan modal pengembangan bisnis dari gajimu, atau setidaknya saat bisnismu melesu, ada gaji bulanan yang masih siap untuk menyokongmu.

Demikian tips bagaimana membangun bisnis online saat jadi karyawan. Selamat berbisnis, Kawan.